Deklarasi Kesiapsiagaan Nasional Dalam Rangka Penanggulangan Terorisme

  • Penandatanganan deklarasi kesiapsiagaan nasional dalam rangka penanggulangan teroris
  • Menyambut peringatan Hari Sumpah Pemuda, BNPT mengajak seluruh elemen masyarakat yang terdiri dari perwakilan sejumlah tokoh dari pemerintahan, tokoh masyarakat, civil socity, tokoh agama, tokoh perempuan, pelajar dan para pemuda-pemudi untuk bersama-sama membangun kesadaran kolektif untuk mencegah adanya ancaman terorisme, penyebarluasan paham radikalisme yang mengarah pada intoleran yang hingga saat ini masih membayangi bangsa Indonesia.
  • Menyambut peringatan Hari Sumpah Pemuda, BNPT mengajak seluruh elemen masyarakat yang terdiri dari perwakilan sejumlah tokoh dari pemerintahan, tokoh masyarakat, civil socity, tokoh agama, tokoh perempuan, pelajar dan para pemuda-pemudi untuk bersama-sama membangun kesadaran kolektif untuk mencegah adanya ancaman terorisme, penyebarluasan paham radikalisme yang mengarah pada intoleran yang hingga saat ini masih membayangi bangsa Indonesia.
  • Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Komjen Pol. Boy Rafli Amar (tengah) bersama perwakilan tokoh masyarakat dan pemerintahan menunjukkan prasarti saat Deklarasi Kesiapsiagaan Nasional Dalam Rangka Penanggulangan Terorisme, di kota Batu, Malang, Jawa Timur, Selasa (27/10/2020).

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Komjen Pol. Boy Rafli Amar (tengah) bersama perwakilan tokoh masyarakat dan pemerintahan menunjukkan prasarti saat Deklarasi Kesiapsiagaan Nasional Dalam Rangka Penanggulangan Terorisme, di kota Batu, Malang, Jawa Timur, Selasa (27/10/2020). Menyambut peringatan Hari Sumpah Pemuda, BNPT mengajak seluruh elemen masyarakat yang terdiri dari perwakilan sejumlah tokoh dari pemerintahan, tokoh masyarakat, civil society, tokoh agama, tokoh perempuan, pelajar dan para pemuda-pemudi untuk bersama-sama membangun kesadaran kolektif untuk mencegah adanya ancaman terorisme, penyebarluasan paham radikalisme yang mengarah pada intoleran yang hingga saat ini masih membayangi bangsa Indonesia.

Dalam kesempatan ini, seluruh peserta diajak menyanyikan lagu berjudul Mengabdi dan menyatakan ikrar bersama. Kepala BNPT juga menyerahkan santuan kepada para penyintas atau korban bom Surabaya.

(sra)
Top