Ini Rahasia Sehat Suku Sasak, Memilih Hidup Lebih Dekat Dengan Alam

  • Seorang warga Suku Sasak menenun kain dirumahnya di Desa Sade Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, Jumat (4/12/2020). Suku Sasak merupakan suku asli Lombok yang tinggal dalam satu rumpun di Desa Sade. Sebuah desa yang hingga saat ini tetap mempertahankan adat istiadat dan budaya asli. Kehidupan mereka menjadi daya tarik wisatawan baik lokal maupun mancanegara. Kehidupan Suku Sasak hingga kini masih sangat tradisional.
  • Mereka memilih hidup lebih dekat dengan alam. Rata-rata mata pencaharian mereka dari hasil tenun, memproduksi gelang-gelang etnik dan pertanian. Bahkan bangunan tempat tinggal desa Sade Lombok tersebut masih menggunakan bahan dasar alam. Dinding rumah dari anyaman bambu dan atapnya dibuat dari ilalam. Desa di Lombok ini hanya memiliki sekitar 150 kepala keluarga dengan jumlah penduduk kurang lebih 700 orang.
  • Mereka memilih hidup lebih dekat dengan alam. Rata-rata mata pencaharian mereka dari hasil tenun, memproduksi gelang-gelang etnik dan pertanian. Bahkan bangunan tempat tinggal desa Sade Lombok tersebut masih menggunakan bahan dasar alam. Dinding rumah dari anyaman bambu dan atapnya dibuat dari ilalam. Desa di Lombok ini hanya memiliki sekitar 150 kepala keluarga dengan jumlah penduduk kurang lebih 700 orang.
  • Ini Rahasia Sehat Suku Sasak, Memilih Hidup Lebih Dekat Dengan Alam Seorang warga Suku Sasak menenun kain dirumahnya di Desa Sade Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, Jumat (4/12/2020). Suku Sasak merupakan suku asli Lombok yang tinggal dalam satu rumpun di Desa Sade. Sebuah desa yang hingga saat ini tetap mempertahankan adat istiadat dan budaya asli. Kehidupan mereka menjadi daya tarik wisatawan baik lokal maupun mancanegara. Kehidupan Suku Sasak hingga kini masih sangat tradisional.

Seorang warga Suku Sasak menenun kain dirumahnya di Desa Sade Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, Jumat (4/12/2020). Suku Sasak merupakan suku asli Lombok yang tinggal dalam satu rumpun di Desa Sade. Sebuah desa yang hingga saat ini tetap mempertahankan adat istiadat dan budaya asli. Kehidupan mereka menjadi daya tarik wisatawan baik lokal maupun mancanegara.

Kehidupan Suku Sasak hingga kini masih sangat tradisional. Mereka memilih hidup lebih dekat dengan alam. Rata-rata mata pencaharian mereka dari hasil tenun, memproduksi gelang-gelang etnik dan pertanian. Bahkan bangunan tempat tinggal desa Sade Lombok tersebut masih menggunakan bahan dasar alam. Dinding rumah dari anyaman bambu dan atapnya dibuat dari ilalam. Desa di Lombok ini hanya memiliki sekitar 150 kepala keluarga dengan jumlah penduduk kurang lebih 700 orang.

(lan)
Top