Tim SAR Gabungan dan Keluarga Penumpang Tabur Bunga di Lokasi Jatuhnya Sriwijaya Air SJ-182

  • Pilot Sriwijaya Air menaburkan bunga ke sekitar lokasi jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ-182 di perairan Kepulauan Seribu.
  • Persiapan keberangkatan untuk kegiatan tabur bunga korban pesawat Sriwijaya Air SJ-182
  • Anggota keluarga korban, petugas SAR dan sejumlah wartawan ikut dalam kegiatan tabur bunga.
  • Kabasarnas Marsekal Madya Bagus Puruhito (kiri) bersama Pangkoarmada I Laksamana Muda TNI Abdul Rasyid berbincang di sela tabur bunga keluarga korban Sriwijaya Air SJ-182 di KRI Semarang, Jakarta.
  • Kabasarnas Marsekal Madya Bagus Puruhito mengucapkan belasungkawa kepada keluarga korban pesawat Sriwijaya AIr SJ-182 di KRI Semarang.
  • Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi resmi menutup operasi SAR untuk pencarian korban pesawat Sriwijaya Air SJ-182. Operasi SAR ditutup setelah berjalan selama 13 hari sejak pesawat jatuh pada Sabtu, 9 Januari 2021.
  • Hingga hari ini, proses evakuasi yang dilakukan telah mengumpulkan 324 kantong jenazah, 64 kantong serpihan kecil pesawat, dan 54 bagian besar pesawat. Adapun total jenazah yang sudah berhasil diidentifikasi mencapai 43 orang.
  • Keluarga korban penumpang pesawat Sriwijaya Air SJ-182 menaburkan bunga di sekitar lokasi jatuhnya pesawat yang jatuh perairan Kepulauan Seribu dari atas KRI Semarang, Jakarta, Jumat (22/1/2021).
  • Pramugari Sriwijaya Air menaburkan bunga dari KRI Semarang.

Keluarga korban penumpang pesawat Sriwijaya Air SJ-182 menaburkan bunga di sekitar lokasi jatuhnya pesawat yang jatuh perairan Kepulauan Seribu dari atas KRI Semarang, Jakarta, Jumat (22/1/2021). Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi resmi menutup operasi SAR untuk pencarian korban pesawat Sriwijaya Air SJ-182. Operasi SAR ditutup setelah berjalan selama 13 hari sejak pesawat jatuh pada Sabtu, 9 Januari 2021.

Sriwijaya Air SJ-182 jatuh di perairan Kepulauan Seribu, Jakarta. Pesawat jatuh saat terbang dari Bandara Soekarno-Hatta, Banten ke Pontianak, Kalimantan Barat, pada 9 Januari lalu.

Hingga hari ini, proses evakuasi yang dilakukan telah mengumpulkan 324 kantong jenazah, 64 kantong serpihan kecil pesawat, dan 54 bagian besar pesawat. Adapun total jenazah yang sudah berhasil diidentifikasi mencapai 43 orang.

Sindonews.com / Komaruddin Bagja Arjawinangun

(sra)
Top