alexametrics

Geliat Warga di Pantai Marunda Saat Pandemi Corona

  • Warga melakukan bongkar muat bambu di kawasan Pantai Marunda, Jakarta.
  • Warga melakukan bongkar muat bambu di kawasan Pantai Marunda, Jakarta.
  • Warga melakukan bongkar muat bambu di kawasan Pantai Marunda, Jakarta.
  • Seorang Terapis mengawasi sejumlah warga yang melakukan terapi dengan cara berendam air laut di kawasan Pantai Marunda, Jakarta, Minggu (31/05/2020). Terapi berendam dengan airlaur dipercaya oleh warga bisa menyembuhkan beragam macam penyakit.
  • Seorang Terapis mengawasi sejumlah warga yang melakukan terapi dengan cara berendam air laut di kawasan Pantai Marunda, Jakarta, Minggu (31/05/2020). Terapi berendam dengan airlaur dipercaya oleh warga bisa menyembuhkan beragam macam penyakit.
  • Sejumlah anak bermain layangan di bibir pantai kawasan Pantai Marunda, Jakarta.
  • Kawasan Pantai Marunda menjadi pilihan alternatif warga selain Pantai Ancol. Namun kala pandemi Covid-19, kawasan wisata tersebut turut terdampak akibat sepinya pengunjung.
  • Kawasan Pantai Marunda menjadi pilihan alternatif warga selain Pantai Ancol. Namun kala pandemi Covid-19, kawasan wisata tersebut turut terdampak akibat sepinya pengunjung.
  • Kawasan Pantai Marunda menjadi pilihan alternatif warga selain Pantai Ancol. Namun kala pandemi Covid-19, kawasan wisata tersebut turut terdampak akibat sepinya pengunjung.
  • Kawasan Pantai Marunda menjadi pilihan alternatif warga selain Pantai Ancol. Namun kala pandemi Covid-19, kawasan wisata tersebut turut terdampak akibat sepinya pengunjung.
  • Warga melakukan bongkar muat bambu di kawasan Pantai Marunda, Jakarta, Minggu (31/05/2020).

Warga melakukan bongkar muat bambu di kawasan Pantai Marunda, Jakarta, Minggu (31/05/2020). Bambu tersebut dikirim dari Karawang dengan harga Rp 35.000 perbatang dan digunakan sebagai bahan material pembuatan bagan di kawasan Marunda. Kawasan Pantai Marunda menjadi pilihan alternatif warga selain Pantai Ancol. Namun kala pandemi Covid-19, kawasan wisata tersebut turut terdampak akibat sepinya pengunjung.

(sra)
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update foto SINDOnews.
Aktifkan
Tidak