Indahnya Wisata Mangrove Lantebung di Kota Makassar

  • Wisatawan berswa-foto di Dermaga warna-warni berbentuk kepiting terlihat dari ketinggian di kawasan Ekowisata Lantebung, Makassar, Sulawesi Selatan. Wisata hutan mangrove mulai ramai dikunjungi, selain tarif yang murah tempat ini juga menyugugkan pemandangan alam yang indah dan masih alami.
  • Anak-anak melompat dari atas dermaga saat bermain dan mencari kerang.
  • Wisatawan mengantre untuk berfoto disalah satu spot yang instagramable.
  • Sejumlah anak-anak menaiki perahu menyusuri bibir pantai di kawasan hutan mangrove.
  • Pengunjung beristirahat di salah satu kursi di tengah area kawasan wisata hutan magrove.
  • Perahu nelayan melintas di dekat jembatan warna-warni, perkampungan nelayan yang bereda di sekitar kawasan ekowisata ini menjadi daya tarik pengunjung.
  • Salah satu gasebo tempat wisatawan menikmati pemandangan alam dan bermain air.
  • Spot foto berbentuk bunga matahari dengan latar belakang hamparan pohon magrove.
  • Kawasan wisata hutan magrove ini mulai ramai didatangi pengunjung dengan tarif masuk relatif murah, Rp5.000 per orang.

Di Sulawesi Selatan tiap hari angka konfirmasi positif Covid-19 masih bertambah, termasuk di KotaMakassar. Meski demikian, beberapa tempat wisata sudah mulai dibuka dengan tetap menerapkan protokol kesehatan untuk mencegah laju persebaran virus korona. Salah satu lokasi wisata yang dibuka adalah Jaringan Ekowisata Mangrove Lantebung yang berada di Kelurahan Bira, Kecamatan Tamalanrea, Kota Makassar.

Kawasan wisata hutan mangrove ini mulai ramai didatangi pengunjung dengan tarif masuk relatif murah, Rp5.000 per orang. Wisatawan yang berkunjung ke sana disuguhi pemandangan alam hutan mangrove yang masih asri dengan sejumlah spot foto yang instagramable dengan latar belakang lautan luas atau hijaunya hamparan dedaunan pohon mangrove.

Wisatawan diajak menyusuri kawasan hutan di atas jembatan kayu yang dicat warna-warni. Selain menawarkan keindahan, tempat wisata rakyat ini pun memiliki fasilitas musala, toilet, warung jajaran dan rest area yang membuat pengunjung betah berlama-lama menghabiskan waktu. Salah satu spot yang menjadi tempat favorit pengunjung adalah dermaga yang lokasinya agak keluar dari kawasan hutan mangrove, di bagian palingujung dan menghadap laut lepas. Dermaga ini dari ketinggian akan tampak seperti kepiting raksasa berwarna merah. Dari sini pengunjung juga bisa melihat nelayan yang hilir mudik mencari ikan dengan perahu motor.

KORAN SINDO MAKASSAR/MUCTAMIR ZAIDE

(bon)
Top