Tak Terasa, Sudah Seminggu Kami Diisolasi

  • Istri saya melakukan video call dengan anak-anak di rumah untuk menghilangkan jenuh dan menanyakan kabar mereka
  • Inilah pemandangan sehari-hari yang bisa kami nikmati dari lantai 14 Tower 7 Wisma Atlet Kemayoran
  • Inilah pemandangan sehari-hari yang bisa kami nikmati dari lantai 14 Tower 7 Wisma Atlet Kemayoran
  • Inilah pemandangan sehari-hari yang bisa kami nikmati dari lantai 14 Tower 7 Wisma Atlet Kemayoran
  • Di bawah banyak pasien yang berolahraga
  • Di bawah banyak pasien yang berolahraga
  • Di bawah banyak pasien yang berolahraga atau sekadar jalan-jalan
  • Hampir tiap hari ada pasien yang datang dan pulang
  • Ambulance selalu siaga di sekitar tower
  • Anak saya mengikuti pelajaran sekolah secara daring

Tanggal 25 Februari lalu, saya, istri dan anak pertama mulai menjalani isolasi di RSD Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta. Hari pertama masuk, perasaan tidak karuan. Karena hari-hari sebelumnya, saya dan keluarga tampak biasa-biasa saja.

Bahkan beberapa hari sebelumnya, saya masih berolahraga sepeda. Niatnya untuk menjaga imun dan meningkatkan stamina.

Sungguh tak menyangka, setelah saya sekeluarga menjalani tes swab PCR, dari 5 orang di keluarga saya, hanya dua yang negatif, yaitu anak kedua dan ketiga. Jadilah kami bertiga dibawa ke Wisma Atlet di Kemayoran.

Jenuh sekali rasanya. Tapi masih beruntung, saya ada temannya, yaitu istri dan anak. Jadi, kami anggap isolasi ini seperti liburan di hotel saja. Gratis lagi.

Pihak rumah sakit darurat juga menyediakan menu makan yang sangat baik, dan tidak pernah telat. Persis seperti liburan. Tapi, saat sadar kami tak bisa ke mana-mana, muncul lagi rasa jenuh.

Menjalani isolasi ini tetap kami syukuri. Karena kami yakin, Gusti Allah telah memberikan yang terbaik untuk keluarga saya.

Sutrisno, Cijantung, Jakarta

#SayaPositifCovid19

#PakaiMaskermu

#DiRumahSaja

#MerekaTelahPergi

#KenormalanBaru

#VaksinDatang

#KamiSudahVaksin

(rat)
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top