alexametrics

Orangutan Tanjung Puting

  • Seekor induk orangutan bersama anaknya menyantap pisang dan nangka yang diberikan oleh petugas Taman Nasional.
  • Seekor Orangutan bergelantungan keluar dari belantara untuk menuju tempat pemberian makan. Di Pondok Tanggui ini tercatat kurang lebih ada 30-35 ekor Orangutan, baik yang sudah tua maupun bayi.
  • Petugas Taman Nasional bersiap memberi makanan (feeding) berupa pisang dan nangka.
  • Setelah menempuh perjalanan menyusuri sungai, sampailah di Pondok Tanggui yang merupakan lokasi rehabilitasi dan konservasi Orangutan di bawah pengawasan Orangutan Foundation International.
  • Perjalanan menuju Taman nasional Tanjung Puting dimulai dari Pangkalan Bun, Kalimantan Tengah dapat dilakukan dengan menggunakan speed boat berukuran kecil yang mampu memuat empat hingga lima penumpang atau dengan kapal kayu bertenaga mesin (klotok) yang bisa mengangkut penumpang lebih banyak hingga limabelas orang. Perjalanan menyusuri sungai ini ditempuh dalam waktu 1,5 hingga 2 jam.
  • Seekor Orangutan dewasa yang diberi nama Linda sedang menikmati buah nangka sambil memanjat pohon.

Jika anda ingin menjadi saksi kehidupan Orangutan yang terancam punah di habitat asli mereka, datanglah ke Taman Nasional Tanjung Puting, Kalimantan Tengah. Di Taman Nasional yang berdiri sejak tahun 1982 ini kita akan menjumpai habitat bagi tiga perempat jumlah total Orangutan di dunia. Jumlah pastinya tidak diketahui, karena selain ada kelahiran (mortalitas) juga ada kematian (natalitas) yang tidak dapat dipastikan jumlahnya. Tidak terlalu sulit untuk mencapai lokasi ini, cukup dengan keinginan yang kuat serta biaya yang tidak teralu besar.

()
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak