Pandemi Covid-19 Tak Gentarkan Kader JKN Optimalkan Program Digitalisasi JKN-KIS Hingga ke Pelosok Desa

  • Kader Jaminan Kesehatan Nasional Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) tengah memberikan sosialisasi layanan berbasis Digital kepesertaan BPJS Kesehatan di Desa Salenrang, Kabupaten Maros.
  • Kader Jaminan Kesehatan Nasional Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) tengah memberikan sosialisasi layanan berbasis Digital kepesertaan BPJS Kesehatan di Desa Salenrang, Kabupaten Maros.
  • Kader JKN melakukan sosialisasi pelayanan kepesertaan kesehatan warga berbasis digital hingga di pelosok desa saat pandemi COVID-19 untuk memudahkan warga dalam mendapatkan layanan pendaftaran, pembayaran iuran, perubahan data, informasi dan pengaduan.
  • Banyak tantangan yang harus dilalui para kader JKN ini di masa pandemi.
  • Bahkan, dengan terus menerapkan physical distancing, pertemuan antara kader JKN dan warga binaannya menjadi terbatas dan tak jarang para kader JKN hanya bisa mengingatkan warga binaannya hanya melalui pesan singkat.
  • Disisi lain, bagi para kader juga berbagi pengalaman selama bertugas dengan menyesuaikan kebiasaan baru dalam mengantisipasi masa pandemi ini.
  • BPJS Kesehatan Cabang Makassar yang menaungi lima kabupaten/kota yakni Kota Makassar, Kabupaten Gowa, Takalar, Maros dan Pangkep mencatat terjadi penambahan peserta di tahun 2020 kemarin sekitar 77 ribu orang.
  • BPJS Kesehatan Cabang Makassar yang menaungi lima kabupaten/kota yakni Kota Makassar, Kabupaten Gowa, Takalar, Maros dan Pangkep mencatat terjadi penambahan peserta di tahun 2020 kemarin sekitar 77 ribu orang.
  • Kader Jaminan Kesehatan Nasional Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) tengah memberikan sosialisasi layanan berbasis Digital kepesertaan BPJS Kesehatan di Desa Salenrang, Kabupaten Maros, Rabu (26/05/2021).

Kader Jaminan Kesehatan Nasional – Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) tengah memberikan sosialisasi layanan berbasis Digital kepesertaan BPJS Kesehatan di Desa Salenrang, Kabupaten Maros, Rabu (26/05/2021).

Sosialisasi pelayanan kepesertaan kesehatan warga berbasis digital hingga di pelosok desa saat pandemi COVID-19 untuk memudahkan warga dalam mendapatkan layanan pendaftaran, pembayaran iuran, perubahan data, informasi dan pengaduan.

Banyak tantangan yang harus dilalui para kader JKN ini di masa pandemi. Bahkan, dengan terus menerapkan physical distancing, pertemuan antara kader JKN dan warga binaannya menjadi terbatas dan tak jarang para kader JKN hanya bisa mengingatkan warga binaannya hanya melalui pesan singkat.

Di sisi lain, bagi para kader juga berbagi pengalaman selama bertugas dengan menyesuaikan kebiasaan baru dalam mengantisipasi masa pandemi ini.

BPJS Kesehatan Cabang Makassar yang menaungi lima kabupaten/kota yakni Kota Makassar, Kabupaten Gowa, Takalar, Maros dan Pangkep mencatat terjadi penambahan peserta di tahun 2020 kemarin sekitar 77 ribu orang.

(sra)
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top