Indah Kurnia Terus Edukasi Masyarakat Agar Tak Terjebak Pinjaman Online

  • Sejumlah warga dan pelaku UMKM menyimak penjelasan tim penyuluh dari Rumah Aspirasi Indah Kurnia dan Yayasan Wahana Narasi Indonesia, ketika mengikuti sosialisasi mengenai pinjaman online di Dusun Sumberan, Kelurahan Balas Klumprik, Wiyung Surabaya, Jawa Timur.
  • Anggota Komisi XI DPR RI Indah Kurnia terus melakukan sosialisasi dan penyuluhan secara langsung denan prokes ketat, khususnya bagi pengusaha ultra mikro dan mikro serta masyarakat secara umum tentang manfaat dan resiko memilih pinjaman online.
  • Menurut Indah Kurnia, dalam kondisi sulit seperti saat ini, tawaran pinjaman pembiayaan secara online yang bisa digapai dengan mudah kian marak berseliweran dilayar smartphone. Untuk itu, Indah mengingatkan agar tidak mudah percaya adanya tawaran kemudahan tersebut karena jika tidak hati-hati maka resikonya sangat fatal.
  • Politisi PDI Perjuagan ini menghimbau, sebelum memutuskan mengambil pinjaman secara online supaya melakukan penjajakan dan memastikan legal atau tidaknya lembaga pembiayaan tersebut melalui hotline yang sudah disediakan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
  • Sejumlah warga dan pelaku UMKM menyimak penjelasan tim penyuluh dari Rumah Aspirasi Indah Kurnia dan Yayasan Wahana Narasi Indonesia, ketika mengikuti sosialisasi mengenai pinjaman online di Dusun Sumberan, Kelurahan Balas Klumprik, Wiyung Surabaya, Jawa Timur, Jumat (30/7/2021).

Sejumlah warga dan pelaku UMKM menyimak penjelasan tim penyuluh dari Rumah Aspirasi Indah Kurnia dan Yayasan Wahana Narasi Indonesia, ketika mengikuti sosialisasi mengenai pinjaman online di Dusun Sumberan, Kelurahan Balas Klumprik, Wiyung Surabaya, Jawa Timur, Jumat (30/7/2021). Anggota Komisi XI DPR RI Indah Kurnia terus melakukan sosialisasi dan penyuluhan secara langsung denan prokes ketat, khususnya bagi pengusaha ultra mikro dan mikro serta masyarakat secara umum tentang manfaat dan resiko memilih pinjaman online.

Menurut Indah Kurnia, dalam kondisi sulit seperti saat ini, tawaran pinjaman pembiayaan secara online yang bisa digapai dengan mudah kian marak berseliweran dilayar smartphone. Untuk itu, Indah mengingatkan agar tidak mudah percaya adanya tawaran kemudahan tersebut karena jika tidak hati-hati maka resikonya sangat fatal.

Politisi PDI Perjuagan ini menghimbau, sebelum memutuskan mengambil pinjaman secara online supaya melakukan penjajakan dan memastikan legal atau tidaknya lembaga pembiayaan tersebut melalui hotline yang sudah disediakan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Sedangkan bagi mayarakat yang terlanjur terjebak oleh pinjaman online ilegal, bisa melapor di Polda dan Polres seluruh Indonesia atau bisa mengunjungi website https://patrolisiber.id. Masyarakat juga bisa mengetahui informasi mengenai fintech lending yang terdaftar dan berizin di OJK dengan mengakses kontak OJK di nomor 157 atau whatsapp di nomor 081 157 157 157.

Dalam kesempatan ini, tim penyuluh juga mengingatkan pada masyarakat untuk terus menerapkan protokol kesehatan 5M berupa mencuci tangan, memakai masker, menjaga jarak, menjauhi kerumunan, dan mengurangi mobilitas demi mencegah penularan Covid-19.

(sra)
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top