Puluhan Ribu Siswa SD di Denpasar Diimunisasi Campak Rubella

  • Petugas kesehatan menyuntikkan vaksin measles rubella kepada siswa SD kelas 1 saat Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS) di SD Negeri 2 Sesetan, Bali, Rabu (15/9/2021). Kegiatan imunisasi campak dan rubella yang menyasar 12.483 siswa SD di Denpasar tetap digelar pada masa pandemi COVID-19 dengan menerapkan protokol kesehatan, untuk memutus transmisi virus campak dan rubella, menurunkan angka kesakitan serta menurunkan angka kejadian Congenital Rubella Syndrome (CSR). ANTARA FOTO/Nyoman Hendra Wibowo/wsj.
  • Petugas kesehatan menyuntikkan vaksin measles rubella kepada siswa SD kelas 1 saat Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS) di SD Negeri 2 Sesetan, Bali, Rabu (15/9/2021). Kegiatan imunisasi campak dan rubella yang menyasar 12.483 siswa SD di Denpasar tetap digelar pada masa pandemi COVID-19 dengan menerapkan protokol kesehatan, untuk memutus transmisi virus campak dan rubella, menurunkan angka kesakitan serta menurunkan angka kejadian Congenital Rubella Syndrome (CSR). ANTARA FOTO/Nyoman Hendra Wibowo/wsj.
  • Petugas kesehatan menyuntikkan vaksin measles rubella kepada siswa SD kelas 1 saat Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS) di SD Negeri 2 Sesetan, Bali, Rabu (15/9/2021). Kegiatan imunisasi campak dan rubella yang menyasar 12.483 siswa SD di Denpasar tetap digelar pada masa pandemi COVID-19 dengan menerapkan protokol kesehatan, untuk memutus transmisi virus campak dan rubella, menurunkan angka kesakitan serta menurunkan angka kejadian Congenital Rubella Syndrome (CSR). ANTARA FOTO/Nyoman Hendra Wibowo/wsj.

Petugas kesehatan menyuntikkan vaksin measles rubella kepada siswa SD kelas 1 saat Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS) di SD Negeri 2 Sesetan, Bali, Rabu (15/9/2021). Kegiatan imunisasi campak dan rubella yang menyasar 12.483 siswa SD di Denpasar tetap digelar pada masa pandemi COVID-19 dengan menerapkan protokol kesehatan, untuk memutus transmisi virus campak dan rubella, menurunkan angka kesakitan serta menurunkan angka kejadian Congenital Rubella Syndrome (CSR).

ANTARA FOTO/Nyoman Hendra Wibowo/wsj.

(sra)
Top