Hadir di Sulut, Program KUR OJK Dorong Pencapaian Produk Domestik Regional Bruto

  • Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Wimboh Santoso (keempat kanan) didampingi Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Sulut, Arbonas Hutabarat (ketiga kanan) dan Bupati Minahasa Royke Octavian Roring memanen serai saat meninjau lokasi pembuatan minyak sereh di Desa Panasen, Kecamatan Kakas, Kabupaten Minahasa, Sulawesi Utara, Kamis (14/10/2021).
  • Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Wimboh Santoso (kedua kiri) berdialog bersama perwakilan petani, didampingi Bupati Kabupaten Minahasa Royke Octavian Roring (kedua kanan), Direktur Utama BPD SulutGo Revino Maudy Pepah (kanan), Deputi Komisioner Hubungan Masyarakat dan Logistik OJK Anto Prabowo (kiri) pada peluncuran Program Pembiayaan KUR Bohusami Bakobong di Desa Panasen, Kecamatan Kakas, Kabupaten Minahasa, Kamis (14/10/2021).
  • Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Wimboh Santoso (kedua kiri) didampingi Bupati Kabupaten Minahasa Royke Octavian Roring (kedua kanan), Direktur Utama BPD SulutGo Revino Maudy Pepah (kanan), Deputi Komisioner Hubungan Masyarakat dan Logistik OJK Anto Prabowo (kiri) meresmikan Program Pembiayaan KUR Bohusami Bakobong di Desa Panasen, Kecamatan Kakas, Kabupaten Minahasa, Kamis (14/10/2021).
  • Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Wimboh Santoso (kedua kanan) didampingi Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Sulut, Arbonas Hutabarat (kanan) dan Kepala Kantor OJK Sulutgomalut, Darwisman (kedua kiri) meninjau lokasi pembuatan minyak sereh di Desa Panasen, Kecamatan Kakas, Kabupaten Minahasa, Kamis (14/10/2021).



Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Wimboh Santoso didampingi Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Sulut, Arbonas Hutabarat dan Bupati Minahasa Royke Octavian Roring memanen serai saat meninjau lokasi pembuatan minyak sereh di Desa Panasen, Kecamatan Kakas, Kabupaten Minahasa, Sulawesi Utara, Kamis (14/10/2021).

Kehadiran program KUR OJK sebagai bentuk dukungan pembiayaan, pendampingan, pemasaran termasuk juga pengemasan produk hingga produk siap ekspor di sektor pertanian, terutama komoditas minyak nabati diharapkan dapat meningkatkan kontribusi sektor pertanian terhadap capaian Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) yang sebelumnya telah mencapai 19,86 persen dari total PDRB Sulawesi Utara.

ANTARA FOTO/Adwit B Pramono/aww.

(rat)
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top