Kemenangan Thomas Cup Bukan Akhir Perjalanan, Yuzu Isotonic Terus Dukung Atlet Indonesia Lanjutkan Tradisi Emas

  • Hendra Setiawan, Atlet sekaligus Kapten tim Thomas Indonesia mengaku bangga dan senang akhirnya bisa membawa pulang trofi kemenangan Thomas Cup 2020. Kemenangan Indonesia diraih setelah mengalahkan China 3-0 pada pertandingan final yang digelar di Ceres, Denmark pada Minggu (17/10) yang lalu.
  • Momen bersejarah dan membanggakan terus ditorehkan oleh tim nasional bulutangkis Indonesia. Setelah 19 tahun, akhirnya Thomas Cup dapat kembali dibawa pulang ke tanah air. Bahkan dalam Thomas Cup 2020 pun beberapa nama baru muncul dan turut mencatatkan prestasi dalam ajang tersebut.

JAKARTA-- Momen bersejarah dan membanggakan terus ditorehkan oleh tim nasional bulutangkis Indonesia. Setelah 19 tahun, akhirnya Thomas Cup dapat kembali dibawa pulang ke tanah air. Bahkan dalam Thomas Cup 2020 pun beberapa nama baru muncul dan turut mencatatkan prestasi dalam ajang tersebut.

Hendra Setiawan, Atlet sekaligus Kapten tim Thomas Indonesia mengaku bangga dan senang akhirnya bisa membawa pulang trofi kemenangan Thomas Cup 2020. Kemenangan Indonesia diraih setelah mengalahkan China 3-0 pada pertandingan final yang digelar di Ceres, Denmark pada Minggu (17/10) yang lalu.

“Momen ini merupakan sejarah juga untuk saya, karena ini kali pertama setelah 19 tahun. Perasaannya senang dan tentunya bangga kepada tim yang juga berjuang untuk bisa membawa pulang piala ini. Apresiasi yang luar biasa juga untuk pelatih tunggal putra dan ganda putra, baik dari strategi dan dukungan kepada para atlet sehingga bisa membawa

pulang kemenangan,” kata Hendra, Minggu (24/10).

Menurut Hendra yang juga merupakan Brand Ambassador Yuzu Isotonic, kunci kesuksesan dalam menyabet gelar adalah permainan yang solid dan luar biasa oleh para atlet sehingga mampu meningkatkan kepercayaan diri dalam bermain.

Sementara itu, Yoppy Rosimin selaku Ketua PB Djarum menyebutkan beberapa nama atlet muda yang baru pertama kali ikut Thomas Cup muncul seperti Daniel Marthin dan Leo Rolly Carnando merupakan bukti bahwa regenerasi yang terjadi dalam bulu tangkis Indonesia berjalan dengan baik sekaligus sebagai motivasi bagi para atlet muda untuk meneruskan tradisi

emas Indonesia.

Yoppy pun menilai Daniel dan Leo Rolly berhak masuk jajaran Hall of Fame PB Djarum menyusul seniornya Moh. Ahsan, Kevin Sanjaya, Tontowi Ahmad, Liliyana Natsir, Debby Susanto, Praveen Jordan, dan Melati Daeva Oktavianti setelah pasangan atlet muda tersebut turut andil dalam memenangkan Thomas Cup.

“Dengan adanya pemain-pemain muda kita harapkan bisa lebih fresh dan bisa lebih semangat dalam menghadapi pertandingan-pertandingan selanjutnya. Apalagi masih banyak turnamen yang harus dilewati oleh para pemain, dan kami juga berharap masyarakat Indonesia juga terus mendukung para atlet dalam setiap pertandingan," tandas Yoppy.

PB Djarum sendiri menurunkan lima atlet dalam pertandingan Thomas Cup 2020 ini yaitu Kevin Sanjaya Sukamuljo, Moh. Ahsan, Shesar H. Rhustavito, Leo Rolly Carnando, dan Daniel Marthin. Dari lima atlet tersebut, empat bermain di nomor ganda dan satu di nomor tunggal.

Sebagai salah satu brand yang memiliki perhatian di dunia bulutangkis tanah air, Yuzu Isotonic juga terus memberikan dukungannya terhadap para atlet yang bermain di Thomas Cup 2020.

Bambang Hartono selaku Head of Marketing Yuzu Isotonic, mengungkapkan kebanggaannya atas prestasi yang diraih oleh tim Thomas Indonesia.

Termasuk dukungan untuk berlaga di Denmark Open 2021 yang langsung digelar usai Thomas Cup 2020. “Bangga sekali tentunya ya, para atlet Thomas Indonesia bisa membawa pulang piala setelah 19 tahun. Semoga kedepannya bulutangkis Indonesia bisa terus bersinar dan menghasilkan juara-juara baru baik dalam kancah nasional maupun internasional.

Selain itu terima kasih untuk para atlet yang sudah berjuang sampai akhir di Denmark Open apapun hasilnya kami tetap mendukung perjuangan para atlet," tandas Bambang Hartono.

Lebih lanjut, Bambang menambahkan Yuzu Isotonic akan terus berkomitmen untuk mendukung perkembangan olahraga di Indonesia, khususnya pada bidang bulutangkis. Menurutnya, dukungan kepada para atlet akan sangat berarti untuk permainan yang lebih baik.

FOTO Dok Yuzu

(sra)
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top