Menikmati Suasana Pagi di Jam Gadang Bukittinggi

  • Aktivitas warga saat pagi hari di kawasan Jam Gadang di Bukittinggi, Sumatra Barat, Sabtu (27/11/2021).
  • Jam Gadang yang dibangun pada tahun 1926-1927 atas inisiatif Hendrik Roelof Rookmaaker pada masa pemerintahan Hindia Belanda ini merupakan ikon kota Bukittinggi yang menjadi destinasi favorit para wisatawan ketika berkunjung ke kota tersebut.
  • Jam Gadang yang dibangun pada tahun 1926-1927 atas inisiatif Hendrik Roelof Rookmaaker pada masa pemerintahan Hindia Belanda ini merupakan ikon kota Bukittinggi yang menjadi destinasi favorit para wisatawan ketika berkunjung ke kota tersebut.
  • Jam Gadang yang dibangun pada tahun 1926-1927 atas inisiatif Hendrik Roelof Rookmaaker pada masa pemerintahan Hindia Belanda ini merupakan ikon kota Bukittinggi yang menjadi destinasi favorit para wisatawan ketika berkunjung ke kota tersebut.
  • Jam Gadang yang dibangun pada tahun 1926-1927 atas inisiatif Hendrik Roelof Rookmaaker pada masa pemerintahan Hindia Belanda ini merupakan ikon kota Bukittinggi yang menjadi destinasi favorit para wisatawan ketika berkunjung ke kota tersebut.
  • Suasana pagi hari wisata Jam Gadang di Bukittinggi, Sumatra Barat, Sabtu (27/11/2021).

Suasana pagi hari wisata Jam Gadang di Bukittinggi, Sumatra Barat, Sabtu (27/11/2021). Jam Gadang yang dibangun pada tahun 1926-1927 atas inisiatif Hendrik Roelof Rookmaaker pada masa pemerintahan Hindia Belanda ini merupakan ikon kota Bukittinggi yang menjadi destinasi favorit para wisatawan ketika berkunjung ke kota tersebut.

Menara Jam Gadang memiliki tinggi 26 meter berada di tengah taman dan dijadikan sebagai penanda titik nol Kota Bukittinggi.

(sra)
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top