Jumlah Kasus Meningkat Filipina Kembali Terapkan Lockdown Agar Sistem Kesehatan Tidak Kolaps

  • Kepadatan lalu lintas saat jam sibuk di sepanjang Marcos Highway jelang pos pemeriksaan kesehatan pada hari pertama penerapan lockdown kedua akibat pandemi Covid-19 di Kota Marikina, Metro Manila, Filipina, Selasa (04/08/2020).
  • Polisi memeriksa identitas pengendara sepeda motor di pos pemeriksaan pada hari pertama penerapan kembali karantina wilayah untuk menekan penyebaran Covid-19.
  • Penerapan karantina ketat ini akibat adanya lonjakan kasus baru Covid-19 dan membebani sistem layanan kesehatan hingga kolaps.
  • Selama karantina wilayah warga dilarang keluar rumah kecuali untuk membeli barang-barang kebutuhan pokok.
  • Lockdown kedua ini ditetapkan mulai 1 Agustus 2020, setelah 80 asosiasi tenaga kesehatan meminta Presiden Rodrigo Duterte kembali menerapkan pembatasan ketat sebagai upaya untuk menekan penyebaran Covid-19.


Kepadatan lalu lintas saat jam sibuk di sepanjang Marcos Highway jelang pos pemeriksaan kesehatan pada hari pertama penerapan lockdown kedua akibat pandemi Covid-19 di Kota Marikina, Metro Manila, Filipina, Selasa (04/08/2020). Lockdown kedua ini ditetapkan mulai 1 Agustus 2020, setelah 80 asosiasi tenaga kesehatan meminta Presiden Rodrigo Duterte kembali menerapkan pembatasan ketat sebagai upaya untuk menekan penyebaran Covid-19.

Selama karantina wilayah warga dilarang keluar rumah kecuali untuk membeli barang-barang kebutuhan pokok. Transportasi publik berhenti beroperasi, penerbangan di tutup, dan rumah makan hanya melayani pesanan untuk dibawa pulang. Penerapan karantina ketat ini akibat adanya lonjakan kasus baru Covid-19 dan membebani sistem layanan kesehatan hingga kolaps.

Minggu 2 Agustus 2020 pemerintah mengumumkan 5.032 kasus baru yang merupakan kasus terbanya selama pandemi Covid-19 di Filipina dengan total keselurhan 113 ribu dikonfirmasi, 66.049 sembuh dan 2.115 meninggal dunia. REUTERS / Eloisa Lopez

(bon)
Top