alexametrics

SMDR Siap Tangkap Peluang di Ibu Kota Baru

  • Sinar Morotai merupakan salah satu armada yang dioperasikan oleh Samudera Energi Tangguh (SET). SET merupakan anak usaha PT Samudera Indonesia Tangguh, induk usaha PT Samudera Indonesia Tbk (SMDR).
  • Sinar Morotai merupakan salah satu armada yang dioperasikan oleh Samudera Energi Tangguh (SET). SET merupakan anak usaha PT Samudera Indonesia Tangguh, induk usaha PT Samudera Indonesia Tbk (SMDR).
  • Sinar Morotai merupakan salah satu armada yang dioperasikan oleh Samudera Energi Tangguh (SET). SET merupakan anak usaha PT Samudera Indonesia Tangguh, induk usaha PT Samudera Indonesia Tbk (SMDR).
  • Sinar Morotai merupakan salah satu armada yang dioperasikan oleh Samudera Energi Tangguh (SET). SET merupakan anak usaha PT Samudera Indonesia Tangguh, induk usaha PT Samudera Indonesia Tbk (SMDR).
  • Sinar Morotai merupakan salah satu armada yang dioperasikan oleh Samudera Energi Tangguh (SET). SET merupakan anak usaha PT Samudera Indonesia Tangguh, induk usaha PT Samudera Indonesia Tbk (SMDR).
  • Kapal berjenis chemical tanker yang bermuatan 4.500 kilo liter ini dibangun di galangan kapal di Jepang yang mulai dioperasikan pada 2017.
  • Kapal berjenis chemical tanker yang bermuatan 4.500 kilo liter ini dibangun di galangan kapal di Jepang yang mulai dioperasikan pada 2017.
  • Untuk memenuhi asas cabotage, sejak 2017 sudah dilakukan reflagging ke bendera Indonesia.
  • Kapten kapal memantau radar di atas kapal Sinar Morotai di pelabuhan Indah Kiat, Merak, Banten, Kamis (5/12/2019).
  • Kapten kapal memantau radar di atas kapal Sinar Morotai di pelabuhan Indah Kiat, Merak, Banten, Kamis (5/12/2019).

Kapten kapal memantau radar di atas kapal Sinar Morotai di pelabuhan Indah Kiat, Merak, Banten, Kamis (5/12/2019). Sinar Morotai merupakan salah satu armada yang dioperasikan oleh Samudera Energi Tangguh (SET). SET merupakan anak usaha PT Samudera Indonesia Tangguh, induk usaha PT Samudera Indonesia Tbk (SMDR).

Kapal berjenis chemical tanker yang bermuatan 4.500 kilo liter ini dibangun di galangan kapal di Jepang yang mulai dioperasikan pada 2017. Untuk memenuhi asas cabotage, sejak 2017 sudah dilakukan reflagging ke bendera Indonesia.

Dalam rangka antisipasi pemindahan ibu kota negara ke Kalimantan Timur, Pelabuhan Samudera Palaran akan meningkatkan kapasitas terpasangnya dengan rencana menambahkan 1 Ship To Ship (STS) Container Crane dan 3 Rubber Tyred Gantry (RTG) di tahun 2020.

(rat)
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak