Kembali Turun ke Jalan, Millenial Thailand Tuntut Perubahan

  • Ribuan mahasiswa dan pelanjar kembali turun ke jalan menentang sistem monarki Thailand di depan Istana Kerajaan di Bangkok, Thailand, Sabtu (19/09/2020) malam.
  • Pemimpin aksi anti monarki Panusaya Sithijirawattankul menyerahkan surat tuntutan kepada polisi Pengawal Kerajaan saat berunjuk rasa di depan Istana kerajaan Thailand di Bangkok.
  • Pelajar dan Mahasiswa menanam plakat bertuliskan Negara Ini Milik Rakyat di lantai depan Istana Kerajaan.
  • Penjaga keamanan memasang kawat berduri untuk memblokir Gedung Pemerintah saat unjuk rasa menentang monarki di Thailand.
  • Raja Thailand sendiri tidak berada di Thailand. Dia justru lebih sering menghabiskan waktunya di eropa sejak berkuasa setelah ayahnya meninggal pada 2016.

Ribuan mahasiswa dan pelanjar kembali turun ke jalan menentang sistem monarki Thailand di depan Istana Kerajaan di Bangkok, Thailand, Sabtu (19/09/2020). Generasi millenial ini kembali menyuarakan aspirasinya kalau Thailand milik rakyat bukan milik Raja Thailand Maha Vajiralongkom.
Demontrasi anti-monarki telah tumbuh pesat di Thailand sejak July 2020 lalu. Menentang Raja Thailand merupakan tindaken tabu yang terancam hukuman penjara seumur hidup.
Aksi mereka ini juga menuntut konstitusi baru dan pemilu yang jujur serta adil.
Dalam aksi mahasiswa dan pelajar ini juga menanam plakat yang bertuliskan “Negara Ini Milik Rakyat“ di halaman Istana Kerjaan Thailand.
Raja Thailand sendiri tidak berada di Thailand. Dia justru lebih sering menghabiskan waktunya di eropa sejak berkuasa setelah ayahnya meninggal pada 2016. Ketidakhadiran raja Thailand di depan publik memicu kritikan tajam dari para demonstran.  REUTERS / Soe Zeya Tun

(bon)
Top