BP2MI Desak KBRI Malaysia Berikan Pendampingan kepada PMI Korban Penyiksaan

  • Kepala BP2MI Benny Ramdhani menunjukkan foto kejahatan berupa penyiksaan kepada PMI atas nama Mei Harianti (26 tahun) yang bekerja sebagai Penata Laksana Rumah Tangga (PLRT) di Malaysia di sela acara Silaturahmi Nasional BP2MI dan P3MI di Depok, Jawa Barat, Kamis (26/11/2020).
  • Kepala BP2MI Benny Ramdhani berpidato pada acara Silaturahmi Nasional BP2MI dan P3MI di Depok, Jawa Barat, Kamis (26/11/2020).
  • Kepala BP2MI Benny Ramdhani hadir pada acara Silaturahmi Nasional BP2MI dan P3MI di Depok, Jawa Barat, Kamis (26/11/2020).
  • Kepala BP2MI meminta Menaker meninjau ulang MoU dengan Malaysia yang sudah berakhir 2016, bersama-sama BP2MI untuk meninjau penempatan PMI ke negara penempatan Malaysia.

Kepala BP2MI Benny Ramdhani menunjukkan foto kejahatan berupa penyiksaan kepada PMI atas nama Mei Harianti (26 tahun) yang bekerja sebagai Penata Laksana Rumah Tangga (PLRT) di Malaysia di sela acara Silaturahmi Nasional BP2MI dan P3MI di Depok, Jawa Barat, Kamis (26/11/2020). Kepala BP2MI Benny Ramdhani mengutuk penyiksaan yang menimpa PMI kelahiran Cirebon yang bekerja pada pelaku penyiksaan selama 13 bulan.

Benny meminta agar KBRI di Malaysia menggunakan kekuasaan diplomatiknya untuk melakukan pendampingan dan upaya hukum agar korban mendapatkan keadilan. Selain itu, Kepala BP2MI meminta Menaker meninjau ulang MoU dengan Malaysia yang sudah berakhir 2016, bersama-sama BP2MI untuk meninjau penempatan PMI ke negara penempatan Malaysia. Ini disebabkan karena Malaysia belum secara utuh memberikan pelindungan kepada PMI.

(rat)
Top