Krisis Ekonomi Lebanon, Demonstran Turun ke Jalan Bakar Ban dan Blokir Jalan

  • Demonstran memegang bendera berdiri di jembatan layang saat aksi turun ke jalan memprotes pemerintah atas jatuhnya mata pound (Lebanon) dan krisis ekonomi di Jal el-Dib, Lebanon, Senin (08/03/2021).
  • Warga membakar ban dan memblokir jalan utama di Lebanon.
  • Aksi yang Sudan berlangsung selama tujuh hari berturut-turut tersebut telah membawa ratusan ribu orang turun ke jalan sejak awak krisis keuangan pada 2019.
  • Puluhan ribu pekerja telah hilang akibat krisis ekonomi, rekening-rekening bank dibekukan dan banyak warga yang kelaparan.
  • Sejak Selasa (02/03/2021) mata uang (pound) Lebanon jatuh ke titik terendah. Satu dolar (Amerika Serikat) telah melampaui 10.000 pound Lebanon dalam satu hari dan upah minimum hannya 70 dolar AS (sekitar Rp1 juta).

Demonstran memegang bendera berdiri di jembatan layang saat aksi turun ke jalan memprotes pemerintah atas jatuhnya mata pound (Lebanon) dan krisis ekonomi di Jal el-Dib, Lebanon, Senin (08/03/2021). Demonstran melakukan pemblokiran jalan dan membakar ban di sejumlah jalur utama saat melampiaskan kemarahan kepada pemerintah yang dinilai lamban dalam menangani krisis ekonomi.

Aksi yang Sudan berlangsung selama tujuh hari berturut-turut tersebut telah membawa ratusan ribu orang turun ke jalan sejak awak krisis keuangan pada 2019. Puluhan ribu pekerja telah hilang akibat krisis ekonomi, rekening-rekening bank dibekukan dan banyak warga yang kelaparan.

Sejak Selasa (02/03/2021) mata uang (pound) Lebanon jatuh ke titik terendah. Satu dolar (Amerika Serikat) telah melampaui 10.000 pound Lebanon dalam satu hari dan upah minimum hannya 70 dolar AS (sekitar Rp1 juta).

REUTERS / Mohamed Azakir

(bon)
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top