Terminal Purabaya Bungurasih Surabaya Mati Suri Terdampak Aturan Larangan Mudik

  • Suasana sepi di Terminal Purabaya Bungurasih Surabaya, Jawa Timur.
  • Suasana sepi di Terminal Purabaya Bungurasih Surabaya, Jawa Timur.
  • H-2 Lebaran Idul Fitri 1442 H, terminal terbesar di Indoneaia ini bak mati suri, imbas adanya larangan mudik sejak 6 Mei lalu.
  • Seluruh jalur bus melompong, tak ada lalu lalang penumpang yang datang maupun berangkat. Kondisi paling sepi terlihat di jalur bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP). Sejak pagi sampai siang hari baru ada satu armada bus yang melintas. Bus-bus jurusan Semarang, Bandung, Jakarta, Cirebon, Yogyakarta maupun Lampung tak terlihat.
  • Diketahui, pada periode larangan mudik 6-17 Mei 2021, layanan Antar Kota Antar Provinsi atau bus AKAP dilarang beroperasi, kecuali bus berstiker khusus. Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menerbitkan stiker khusus bagi bus yang akan tetap beroperasi selama peniadaan mudik Idul Fitri Tahun 1442 Hijriah pada 6-17 Mei.
  • Suasana sepi di Terminal Purabaya Bungurasih Surabaya, Jawa Timur, Selasa (11/5/2021).

Suasana sepi di Terminal Purabaya Bungurasih Surabaya, Jawa Timur, Selasa (11/5/2021). H-2 Lebaran Idul Fitri 1442 H, terminal terbesar di Indoneaia ini bak mati suri, imbas adanya larangan mudik sejak 6 Mei lalu.

Seluruh jalur bus melompong, tak ada lalu lalang penumpang yang datang maupun berangkat. Kondisi paling sepi terlihat di jalur bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP). Sejak pagi sampai siang hari baru ada satu armada bus yang melintas. Bus-bus jurusan Semarang, Bandung, Jakarta, Cirebon, Yogyakarta maupun Lampung tak terlihat.

Bahkan para pedagang yang biasanya panen jelang lebaran, kini terpaksa gigit jari. Para calo, pengamen dan penyedia jasa lainnya juga terpaksa mengencangkan ikat pinggang.

Diketahui, pada periode larangan mudik 6-17 Mei 2021, layanan Antar Kota Antar Provinsi atau bus AKAP dilarang beroperasi, kecuali bus berstiker khusus. Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menerbitkan stiker khusus bagi bus yang akan tetap beroperasi selama peniadaan mudik Idul Fitri Tahun 1442 Hijriah pada 6-17 Mei.

(sra)
Top