Dukung Pencapaian Herd Immunity, PPLI Gelar Vaksinasi Covid-19 Tahap II Untuk 1.400 Jiwa

  • Direktur PPLI Hiroki Eto (kiri) didampingi Manager Humas Arum Tri Pusposari meninjau kegiatan vaksinasi massal kepada 1400 jiwa yang merupakan pekerja serta warga sekitar perusahaan.
  • Hari Sabtu (18/9) PPLI menggelar vaksinasi dosis kedua untuk 1400 orang bertempat di lapangan terbuka fasilitas PPLI, Desa Nambo, Klapanunggal, Bogor, Jawa Barat.
  • Pemeriksaan suhu tubuh warga yang akan mengikuti vaksinasi tahap kedua.
  • Hari Sabtu (18/9) PPLI menggelar vaksinasi dosis kedua untuk 1400 orang bertempat di lapangan terbuka fasilitas PPLI, Desa Nambo, Klapanunggal, Bogor, Jawa Barat.
  • Vaksinasi massal tahap kedua ini digelar dengan menerapkan protokol kesehatan ketat untuk menghindari penularan Covid-19.
  • Secara terpisah Direktur PT PPLI, Hiroki Eto menyampaikan kebahagiaannya bisa membantu program pemerintah dalam mencegah penyebaran covid-19 dengan pemberian vaksinasi kepada masyarakat dan para pekerja perusahaan.
  • Warga menunggu giliran divaksinasi Covid-19 tahap kedua.
  • Petugas medis menyuntikan vaksin Covid-19 ke warga.
  • Kegiatan ini sebagai wujud kepedulian PT Prasadha Pamunah Limbah Industri (PPLI) dalam mendukung program pemerintah dalam percepatan vaksinasi dan herd immunity.
  • Warga menerima suntikan vaksin Pfizer tahap kedua di PT Prasadha Pamunah Limbah Industri (PPLI), Jawa Barat, Sabtu (18/9/2021).

Setelah satu setengah tahun masuk Indonesia, virus covid-19 masih belum mau angkat kaki dari bumi Nusantara. Vaksinasi digencarkan oleh pemerintah, komunitas-komunitas masyarakat termasuk dunia usaha.

PT Prasadha Pamunah Limbah Industri (PPLI) tak ketinggalan juga melakukan langkah serupa. Ribuan dosis vaksin disiapkan perusahaan pengolah limbah B3 asal negeri sakura tersebut.

Hari Sabtu (18/9) PPLI menggelar vaksinasi dosis kedua untuk 1400 orang bertempat di lapangan terbuka fasilitas PPLI, Desa Nambo, Klapanunggal, Bogor, Jawa Barat.

"Sebelumnya dosis pertama untuk 1000 orang sudah disuntikkan pada dua pekan lalu. Kali ini merupakan dosis kedua," ujar Manager Humas PPLI, Arum Tri Pusposari di sela-sela kegiatan vaksin tersebut.

Baik dosis pertama maupun kedua lanjut Arum, berlangsung lancar dan sesuai protokol kesehatan. PPLI menggunakan vaksin jenis Pfizer. "Tidak ada gejala yang timbul atas mereka yang menerima vaksinasi," tandasnya.

Secara terpisah Direktur PT PPLI, Hiroki Eto menyampaikan kebahagiaannya bisa membantu program pemerintah dalam mencegah penyebaran covid-19 dengan pemberian vaksinasi kepada masyarakat dan para pekerja perusahaan. "Kami sangat mendukung program ini sebagai bentuk tanggungjawab terhadap kesehatan karyawan dan masyarakat sekitar. Tentunya kita semua berharap pandemi segera berakhir," imbuhnya.

Ditambahkannya PPLI juga siap memfasilitasi apabila masyarakat sekitar ingin menggunakan area terbuka PPLi ini sebagai sentra vaksin. "Ini bentuk dukungan PPLI untuk masyarakat dan bangsa Indonesia," tandas pria kelahiran negeri sakura 46 tahun silam.

Kegiatan kali kedua ini juga mendapatkan apresiasi positif dari sejumlah penerima vaksin, baik warga maupun pekerja. "'Penyelenggaraan vaksinasi ini cukup baik dan memudahkan kami pekerja asing sehingga tidak perlu pulang ke Jepang," ujar Manager operasi dan perawatan Kazumune Shimada dalam bahasa inggris.

Hal senada juga diapresiasi oleh manager proyek asal Jepang lainnya, Sho Tsuzuki. Ia berharap pandemi di Indonesia bisa segera berakhir dan kehidupan dapat normal kembali.

Apresiasi dari masyarakat sekitar seperti disampaikan Ida Hasanah. "Banyak kita dengar yang kekurangan vaksin, padahal peminatnya banyak. Alhamdulillah PPLI menggelar kegiatan vaksinasi ini. Jelas sangat membantu warga sekitar yang kesulitan mendapatkannya," ujar istri Kepala Desa Nambo, Klapanunggal Kabupaten Bogor tersebut.

Ia juga berharap agar program ini bisa terus dilakukan sehingga yang belum kebagian vaksin di wilayah sekitar perusahaan bisa tercover dan makin terasa manfaat positifnya keberadaan perusahaan di tengah masyarakat desa Nambo khususnya," imbuh istri Kepala Desa Nanang tersebut.

(sra)
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top