KKN di Era Pandemi, Mahasiswa UMSurabaya Ciptakan Alat Cuci Tangan Otomatis

  • Warga mencuci tangan menggunakan produk Teknologi Tepat Guna karya mahasiswa KKN UMSurabaya berupa alat cuci tangan otomatis atau tanpa sentuh, saat di launching di kampus Universitas MUhammadiyah Surabaya, Jawa Timur,.
  • Rektor Universitas Muhammadiyah Surabaya Sukadiono (kedua kanan) melihat produk Teknologi Tepat Guna karya mahasiswa KKN UMSurabaya berupa alat cuci tangan otomatis atau tanpa sentuh, saat di launching di kampus Universitas MUhammadiyah Surabaya, Jawa Timur.
  • Alat cuci tangan otomatis ini menggabungkan tiga langkah cuci tangan seperti air sabun, air bilas dan pengering. Alat ini juga memiliki keistimewaan mobile able, charge able dengan power supply AC/DC.
  • Pada masa pandemi ini, lembaga penelitian dan pengabdian kepada masyarakat (LPPM) UMSurabaya sebagai lembaga pelaksana menetapkan KKN yang berbasis domisili mahasiswa. Hal tersebut bertujuan untuk mencegah perpindahan mahasiswa antar kabupaten, propinsi bahkan antar negara ke satu titik yang sangat beresiko tehadap persebaran covid-19.
  • Warga mencuci tangan menggunakan produk Teknologi Tepat Guna karya mahasiswa KKN UMSurabaya berupa alat cuci tangan otomatis atau tanpa sentuh, saat di launching di kampus Universitas MUhammadiyah Surabaya, Jawa Timur, Kamis (06/8/2020).

Warga mencuci tangan menggunakan produk Teknologi Tepat Guna karya mahasiswa KKN UMSurabaya berupa alat cuci tangan otomatis atau tanpa sentuh, saat di launching di kampus Universitas MUhammadiyah Surabaya, Jawa Timur, Kamis (06/8/2020). Alat cuci tangan otomatis ini menggabungkan tiga langkah cuci tangan seperti air sabun, air bilas dan pengering. Alat ini juga memiliki keistimewaan mobile able, charge able dengan power supply AC/DC.

Pada masa pandemi ini, lembaga penelitian dan pengabdian kepada masyarakat (LPPM) UMSurabaya sebagai lembaga pelaksana menetapkan KKN yang berbasis domisili mahasiswa. Hal tersebut bertujuan untuk mencegah perpindahan mahasiswa antar kabupaten, propinsi bahkan antar negara ke satu titik yang sangat beresiko tehadap persebaran covid-19.

(sra)
Top