Bamsoet Perkenalkan Motor Listrik Seharga Rp 10 Jutaan

  • Ketua MPR sekaligus Ketua Umum IMI Bambang Soesatyo memperkenalkan skuter listrik baru bernama Bike Smart Electric di Jakarta.
  • Bamsoet menjelaskan, motor Kuning listrik BS elektrik ini diproduksi di Gresik, Jawa Timur dengan kandungan komponen 60% dari dalam negeri untuk pemasaran wilayah Indonesia Timur, Jakarta, Jawa Barat hingga Sumatera. Produksi motor BS ini bisa menjadi penguat perekonomian rakyat ditengah pandemi Covid-19, karena mampu menyerap banyak tenaga kerja.
  • Mantan Ketua DPR RI menjelaskan, menurut data Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI), pada tahun 2019 lalu sebanyak 6,05 juta unit motor berbahan bakar minyak terjual ke masyarakat. Secara keseluruhan, diperkirakan ada 143,75 juta motor berbahan bakar minyak yang berada di berbagai wilayah Indonesia. Jadi, tak heran jika tingkat pencemaran udara di Indonesia cukup tinggi, sekaligus menunjukan betapa besarnya subsidi BBM yang harus ditanggung negara.
  • Ketua MPR sekaligus Ketua Umum IMI Bambang Soesatyo memperkenalkan skuter listrik baru bernama Bike Smart Electric di Jakarta, Kamis (11/2/2021).

Ketua MPR sekaligus Ketua Umum IMI Bambang Soesatyo memperkenalkan skuter listrik baru bernama Bike Smart Electric di Jakarta, Kamis (11/2/2021). Bike Smart Electric merupakan salah satu upaya untuk mendorong pergerakan tren kendaraan listrik di Indonesia yang dicanangkan oleh pemerintah.

Bamsoet menjelaskan, motor Kuning listrik BS elektrik ini diproduksi di Gresik, Jawa Timur dengan kandungan komponen 60% dari dalam negeri untuk pemasaran wilayah Indonesia Timur, Jakarta, Jawa Barat hingga Sumatera. Produksi motor BS ini bisa menjadi penguat perekonomian rakyat ditengah pandemi Covid-19, karena mampu menyerap banyak tenaga kerja.

Mantan Ketua DPR RI menjelaskan, menurut data Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI), pada tahun 2019 lalu sebanyak 6,05 juta unit motor berbahan bakar minyak terjual ke masyarakat. Secara keseluruhan, diperkirakan ada 143,75 juta motor berbahan bakar minyak yang berada di berbagai wilayah Indonesia. Jadi, tak heran jika tingkat pencemaran udara di Indonesia cukup tinggi, sekaligus menunjukan betapa besarnya subsidi BBM yang harus ditanggung negara.

FOTO Kontributor MPI/Kiswondari

(sra)
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top